
JAYAPURA, PapuaSatu.com — Pemerintah Kota Jayapura menggelar acara penerimaan kafilah sekaligus penyerahan piala juara umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-31 Tingkat Provinsi Papua Tahun 2026 kepada Walikota Jayapura, Abisai Rolo, di Kantor Wali Kota Jayapura, Selasa (21/7/2026).
Yang mana, Kafilah MTQ Kota Jayapura berhasil tampil sebagai juara umum pada gelaran MTQ Provinsi Papua di Sentani pekan lalu, setelah mengumpulkan 24 medali emas, 5 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan selama satu bulan menjelang pelaksanaan MTQ tingkat provinsi.
Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota kafilah yang telah mengharumkan nama Kota Jayapura.
“Puji Tuhan, akhirnya Kota Jayapura mendapatkan juara umum, mendapatkan trofi, juga medali emas sebanyak 24, medali perak 5, dan medali perunggu 1. Ini luar biasa,” ujar Abisai.
Ia menegaskan, gelar juara umum ini tidak dijadikan sekadar kebanggaan, melainkan pemicu semangat untuk terus membina generasi muda agar prestasi tersebut dapat dipertahankan pada MTQ Provinsi Papua berikutnya tahun 2028, sekaligus menyiapkan kafilah menghadapi MTQ tingkat nasional.
“Kita akan terus membangun kebersamaan dan pembinaan terhadap generasi muda untuk mengikuti MTQ tingkat nasional. Kalau memang dapat juara, paling tidak juara dua,” katanya.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kota Jayapura berencana memberikan reward berupa kesempatan mengikuti program umrah kepada peserta yang meraih medali, menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Abisai menyebut, program serupa juga telah dijalankan tahun ini dengan memberangkatkan 16 peserta umrah asal Kota Jayapura, dan berpeluang ditambah pada tahun-tahun mendatang seiring perbaikan anggaran.
Sementara itu, Manager Tim Kafilah MTQ Kota Jayapura, Abdul Majid, menjelaskan keberhasilan tersebut merupakan buah dari proses pembinaan dan simulasi panjang yang dilakukan tim sebelum bertanding.
Dari 8 cabang kaligrafi yang dilombakan, kafilah Kota Jayapura berhasil menyapu bersih seluruh 8 medali emas. Sementara pada cabang Hifzil Qur’an atau hafalan Al-Qur’an, kafilah berhasil meraih 6 dari 8 emas yang diperebutkan.
“Sejak awal kami sudah sangat optimis melihat peta yang ada. Kuncinya memang latihan panjang, pembinaan panjang, diklat, dan simulasi. Sehingga saat tampil lomba, rasa gugup sudah bisa diatasi karena pengalaman itu sudah didapatkan para peserta,” kata Abdul Majid.
Ia menambahkan, sekitar 40 persen dari peserta merupakan wajah baru, termasuk pada kategori Qori Putri Dewasa dan Qori Remaja, sementara sisanya adalah peserta yang sebelumnya juga pernah meraih medali emas pada ajang STQ maupun MTQ terdahulu.
Terkait reward umrah, Abdul Majid menyebutkan pihaknya telah mengantongi kuota awal, salah satunya untuk pengurus LPTQ Distrik Heram yang meraih juara umum di tingkat MTQ Kota Jayapura, serta seorang peserta kategori Tilawah Anak bernama Muhammad Febriansyah Nasution yang mendapat penghargaan langsung dari Wali Kota.
Untuk persiapan menuju MTQ tingkat nasional, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan panitia MTQ Provinsi Papua serta melibatkan pelatih berkualifikasi nasional guna mendampingi peserta, baik dari sisi teknis maupun psikologis.
Apresiasi juga disampaikan Meki W. Raiwaki, M.Pd., dari SMA Negeri 6 Kota Jayapura.
Ia menilai prestasi juara umum ini merupakan bagian dari proses pembinaan generasi muda di bidang keagamaan yang sejalan dengan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura.
“Ini merupakan proses pembelajaran keagamaan, dan Kota Jayapura menjadi barometer. Semoga prestasi ini bisa terus dipertahankan sampai ke tingkat nasional,” ujar Meki.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota beserta jajaran, panitia pelaksana, hingga para peserta yang telah membawa nama baik Kota Jayapura dalam ajang MTQ ke-31 Tingkat Provinsi Papua tersebut.[red]










