Serahkan SK Mandat Ke DPC Biak, DPD Partai Rakyat Optimis Partai Rakyat Jadi Bagian Pemilu 2024

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Ketua DPD Partai Rakyat Provinsi Papua, Paulus Y.O. Numberi, S.Pd menyerahkan SK Mandat kepada Ketua DPC Partai Rakyat Kabupaten Biak, Yesaya Sombuk pada Sabtu (2/4/2022) lalu.

Paulus katakan penyerahan mandat ini dilakukan di 29 Kabupaten/Kota di Provinsi Papua. Hal tersebut dilakukan dalam rangka persiapan menghadapi tahapan-tahapan menjelang Pemilu 2024 nanti.

“Ada tahapan-tahapan yang harus dilalui, yang pertama terkait keabsahan dari Partai Rakyat, Partai Rakyat sendiri telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM. Lalu akan dilakukan verifikasi faktual, jadi semua partai (politik) yang mau ikut terlibat dalam hajatan politik pada 2024 nanti harus mengikuti verifikasi faktual,”  jelasnya pada PapuaSatu.com melalui telepon seluler, Senin (4/4/2022).

Maka, setelah melakukan komunikasi bersama DPP Partai Rakyat, Paulus ungkapkan pihaknya diberi petunjuk untuk mengorganisir pengurus-pengurus lama dimana pada tahun 2014 Partai Rakyat dibentuk lalu tahun 2017 mengikuti Pemilu tetapi tidak lolos akan tetapi struktur telah dibentuk maka dilakukan re-konsolidasi.

“Ada beberapa pengurus yang keluar dari Partai, berhalangan tetap, cuti dan meninggal dunia. Jadi terkait dengan penyerahan SK Mandat kepada Ketua DPC Biak itu juga salah satu bagian dari re-konsolidasi kami di Partai Rakyat,” ungkap Paulus.

Dan selanjutnya, akan dilakukan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) di Biak yang rencanakan akan dilakukan minggu ke-3 bulan April 2022 dengan tujuan melantik dan mendeklarasi Kebangkitan Partai Rakyat di Provinsi Papua.

Ia juga mengaku optimis Partai Rakyat menjadi peserta pada Pemilu 2024 mendatang. “Kami optimis, memang target yang paling utama adalah bagaimana kita melengkapi segala sesuatunya sehingga ketika masuk dalam tahapan pemilu kami bisa jadi peserta. Target berikutnya kami berusaha pada tingkatan-tingkatan seperti tingkat 1, tingkat 2, itu ada anggota-anggota legislatif dan wakil rakyat ikut andil, itu target kami di 2024,” katanya.

Paulus beberkan pada saat Rakorda nanti hal tersebut akan dibahas dan diatur secara teknis untuk menhadapi tahapan verifikasi dan pemenangan Pemilu 2024. “Targetnya Ketua Umum Partai Rakyat, Arvindo Noviar akan ke Papua untuk melantik DPD Partai Rakyat di Papua. Melalui Rakorda itu baru akan dikeluarkan SK Definitif dari DPD, DPC, PAC sampai akar rantingnya,” beber Paulus.

Sementara itu, Ketua DPC Partai Rakyat Kabupaten Biak, Yesaya Sombuk mengatakan merindukan kawasan Saireri khususnya Biak Numfor, 10 tahun kedepan menjadi bandar dunia.

“Dalam arti bahwa Biak itu menjadi satu kota yang menyiapkan suatu SDM yang tinggi dengan jumlah yang memadai untuk mendongkrak SDM yang ada dikawasan Saireri khususnya Papua bahkan Indonesia,” katanya.

Tahapan awal yang dilakukan adalah memisahkan antara politikus dan pemimpin. Yesaya katakan, seorang politikus biasanya merumuskan hanya jangka pendek program-programnya dan menjual program kepada masyarakat.

“Kalau saya, saya mengajak seluruh komponen yang ada dalam menejemen partai Rakyat di Biak itu kedepannya akan menjadi seorang pemimpin yang kuat untuk merekontruksi kembali tatanan pembangunan yang berkelanjutan selama ini yang tidak terlalu berpihak kepada rakyat,” ujar Yesaya.

Dan jelang pemilu 2024, Yesaya katakan pihaknya akan satukan kerjasama mulai dari DPP, DPD bahkan DPC untuk persiapkan dari sekarang. “Ini bulan Desember sudah verifikasi, maka saya yakin pada Rakorda nanti akan ada pencerahan atau masukan dari petinggi-petinggi partai untuk sampaikan apa yang harus kami lakukan,” tutupnya. [ayu]