Ini Cara JOSUA Menghadirkan Negara dalam Kehidupan Masyarakat

673
JOSUA, JWW-HMS, JHON WEMPI WETIPO -HABEL MELKIAS SUWAE
Pasangan calon gubernur - wakil gubernur Papua nomor urut 2 Jhon Wempi Wetipo - Habel Melkias Suwae (JOSUA)

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menurut calon gubernur Papua nomor urut 2, Jhon Wempi Wetipo sudah final dan tidak bisa lagi diganggu gugat sebab, NKRI Harga Mati.

Hal tersebut diungkapkannya dalam debat publik pasangan calon gubernur – wakil gubernur Papua putaran ketiga yang dilaksanakan di Jakarta dan disiarkan langsung oleh salah satu stasiun tv swasta nasional, Sabtu (02/06/2018).

Dalam sesi ketiga tersebut, pasangan Jhon Wempi Wetipo – Habel Melkias Suwae (JOSUA) saat itu memilih pertanyaan yang telah disediakan secara random serta dipisah dalam beberapa abjad.

Saat itu pasangan JOSUA memilih pertanyaan yang berada di dalam huruf A. Pertanyaannya adalah; bagaimana strategi pasangan calon untuk menghadirkan Negara dalam kehidupan masyarakat Papua?

Menjawab pertanyaan tersebut, Jhon Wempi Wetipo atau yang lebih akrab disapa dengan nama JWW ini mengatakan bahwa dirinya bersama Habel Melkias Suwae akan menjadi jembatan yang baik dan mendekatkan seluruh masyarakat Papua untuk mengisi kegiatan pembangunan yang tengah berlangsung.

Selain itu, dirinya juga mengakatan bahwa sudah menjadi suatu kewajiban bagi seorang pemimpin untuk melindungi segenap bangsa. Karena menurutnya hal tersebut sudah diamanatkan di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

“jadi kami hadir untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. Banyak yang perlu kita lakukan dan kita benahi di Tanah Papua. Tidak bisa kita pungkiri kondisi georgrafis dan luas wilayah Papua itu sangat sulit dan terlalu besar. Sehingga kehadiran kita dengan pembagian wilayah tadi itu untuk mengokohkan kedaulatan NKRI kepada rakyat Papua. Hal ini perlu dilakukan dan saya kira harus dimulai dari seorang pemimpin” kata JWW.

Dirinyapun melanjutkan, seorang gubernur dan wakil gubernur harus bersinergi dengan para bupati/walikota untuk membangun Papua bersama sehingga rasa kecintaan terhadap NKRI tetap utuh dan terus terbangun dalam kehidupan masyarakat dari waktu ke waktu.

“sehingga kegiatan pembangunan yang kita isi itu dapat kita nikmati bersama dengan seluruh rakyat di Tanah Papua” tandasnya.

Menambahkan hal tersebut, calon wakil gubernur Papua, Habel Melkias Suwae atau yang lebih dikenal dengan nama HMS mengatakan, melihat kemiskinan di Papua sesungguhnya hali ini ada di pelayana pemerintah atau Negara yang belum sampai kepada masyarakta di daerah terpencil.

“oleh karena itu, strategi kami agar Negara bisa hadir ditengah masyarakat adalah melalui sistem pemerintahan yang dekat dengan masyarakat di kampun-kampung”.

“Salah satu kebijakan yang akan kita buat adalah membuat supaya distrik menjadi basis untuk melancarkan program pemerintah atau Negara kepada masyarakat di daerah terpencil. dengan demikian kita bisa cerdaskan, makmurkan masyarakat dan masyarakat tahu kalau Negara telah hadir di tengah-tengah masyarakat” ujar HMS dibarengi bunyi bel tanda waktu menjawab pertayaan tersebut telah habis. [abe]