Wajib Hukumnya Masyarakat Toraja di Papua Mendukung JWW-HMS

“Beda pilihan itu wajar. Tapi semua warga Toraja harus memilih dengan akal sehat bahwa, ketika kita sudah punya komitmen mengangkat Pak HMS sebagai Ambe’na Toraya maka sudah wajib hukumnya kita memberikan dukungan penuh kepadanya” kata Ketua Tim Juang Sipakaboro, Christian Kondubua, Sabtu (12/05/2018).

 JAYAPURA, PapuaSatu.com – Ketua Tim Juang Sipakaboro, Christian Kondubua mengatakan bahwa sudah wajib hukumnya masyarakat Toraja yang berdomisili di Kota dan Kabupaten Jayapura untuk mendukung pasangan calon gubernur – wakil gubernur Papua nomor urut 2, Jhon Wempi Wetipo – Habel Melkias Suwae dalam pelaksanaan Pilgub Papua tahun 2018.

Hal tersebut dikatakannya karena saat ini masyarakat Toraja yang berdomisili di Kota dan Kabupaten Jayapura memiliki suatu kerinduan yang sama untuk menghormati sejarah pada tahun 2010 lalu.

“pada tahun 2010 lalu, kami punya masyarakat Toraja yang ada di Sentani pada waktu itu mengangkat Habel Melkias Suwae sebagai Ambe’na Toraya (bapaknya orang Toraja, Red)” kata Kondubua kepada wartawan usai peresmian secretariat Tim Juang Sipakaboro di Kotaraja, Jayapura, Sabtu (12/05/2018).

Dirinyapun mengungkapkan, karena pada saat itu para petua adat Toraja telah mengukuhkan Habel Melkias Suwae sebagai Ambe’na Toraya jadi, sudah sepatutnya hal itu menjadi suatu komitmen bagi generasi saat ini untuk mendukung Habel Melkias Suwae yang maju sebagai calon wakil gubernur Papua. “dan itu sudah wajib hukumnya bagi kami orang Toraja untuk mendukung beliau bersama Jhon Wempi Wetipo” tegas Kondubua.

Dijelaskannya, Sipakaboro memiliki arti dan filosofi yang sangat dalam yakni, ‘Kerinduan’. “kita pakai nama Sipakaboro karena kami merindukan orang Toraja dimana saja untuk saling menyayangi, baik sesama orang Toraja maupun dari suku yang lain agar dapat hidup bergandengantangan dengan damai dan sejahtera untuk menikmati segala anugrah Tuhan berupa umur panjang untuk dijalani dari hari ke hari” jelasnya.

Dicecar soal masyarakat Toraja yang saat ini terpecah dalam memberikan dukungan kepada dua pasangan calon yang ikut dalam Pilgub Papua tahun 2018, Kondubua mengatakan bahwa perbendaan pilihan itu adalah suatu hal yang wajar.

“kalau ada yang berbeda pilihan itu harus kita hormati dan maklumi. Dalam satu rumah tangga saja bisa beda pilihan bapak pilih lain, mama pilih yang lain. Apalagi yang keluarga besar seperti ini. Jadi kita tetap harus menghormati itu” ujarnya.

“beda pilihan itu wajar. Tapi warga Toraja harus memilih dengan akal sehat bahwa, ketika kita sudah punya komitmen mengangkat Pak HMS sebagai Ambe’na Toraya maka sudah wajib hukumnya kita memberikan dukungan penuh kepadanya” pungkas Kondubua. [abe]