
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Mengsingkronisasikan perencanaan pelaksanaan pembangunan daerah maupun capaian kegiatan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( BAPEDA) Kota Jayapura gelar Monitoring Meja Program dan Kegiatan Pembangunan Triwulan IV Tahun Anggaran 2018.
Walikota Jayapura Dr, Drs, Benhur Tomi Mano, MM memberikan memberikan apresiasi atas pencapaian program yang telah dilakukan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga di Tiwulan IV. Kendati demikian, dirinya mengakui ada OPD yang masih rendah dalam penyerapan anggran.
Dikatakan, APBD Kota Jayapura Tahun 2018 sebesar Rp 1,3 Triliun dan dana untuk program dan kegiatan sebesar Rp 541. 210. 901.131 milyar sementara yang telah terserap sebesar Rp 354. 063.678.320 milyar.
“Ada langkah maju dalam penganggaran kita di tahun 2018 , ini sangat luar biasa yang telah mencapai 95,34 persen fisik dan 65,42 persen untuk penyerapan dana,”ujar Walikota sebelum membuka Monitoring Meja Triwulan IV Tahun Anggaran 2018, Rabu (12/12/2018).
Kepala Bapeda Kota Jayapura Dr. Ir. Rory Cony Huwae, MM menyampaikan, monitoring meja yang dilakukan ini bertujuan untuk mengsingkronisasikan antara perencanaan pelaksanaan pembangunan daerah maupun capaian kegiatan, melakukan pembinaan dan pengendalian pelaksanaan kegiatan yang cepat, tepat dan berkualitas dalam capaian program yang terukur sekaligus mengukur hasil kinerja OPD di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura.
Dikatakan, Total dana belanja langsung program kegiatan Tahun Anggaran 2018 sebesar Rp 541. 210. 901.131 milyar tersebut dengan presentasi dana yaitu Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 63 persen, Dana Alokasi Khusus (DAK) 18 persen, Otonomi Khusus (Otsus) 80 persen.
Dana tersebut guna membiayai 161 program dan 586 kegiatan yang secara fisik sudah mencapai 95, 74 persen, sementara realisasi keuangan sebesar 65,42 persen dengan penyerapan dana sebesar Rp 354. 063.678.320 milyar.
Disis lain, total dana belanja langsung triwulan IV mengalami kenaikan sebesar 9 persen atau Rp 47.014.618.099 milyar dari total dana belanja langsung pada triwulan III yaitu sebesar Rp 494.196.283.032 milyar .
“Kenaikan total dana dari triwulan sebelumnya dikarenakan oleh penambahan anggrana pendapatan belanja daerah perubahan tahun 2018 dan DPA lucuran 2018 yang telah diingklut dalam laporan monitoring triwulan IV,”ujarnya. [moza]










