
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Papua menargetkan posisi tiga besar pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Target besar tersebut disepakati dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I Partai PAN Provinsi Papua yang berlangsung di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura, Senin (24/8/26).
Sekretaris DPW Partai PAN Provinsi Papua, Ir. H. Rustan Saru, MM, menegaskan bahwa target masuk dalam jajaran tiga besar merupakan tujuan yang realistis, namun membutuhkan kerja keras dari seluruh elemen partai.
“Ini rapat kerja wilayah kita tujuannya jelas menuju tiga besar. Ini tidak mudah juga tidak gampang, tapi bisa. Maka apa yang tadi telah disepakati di rakerwil itulah sebagai tekad kita, sebagai nanti aksi nyata kita di lapangan,” ujar Rustan Saru dalam penutupan Raker tersebut.
Rustan Saru meminta agar seluruh kader, baik secara personal maupun kelembagaan partai, mampu menerjemahkan setiap rekomendasi yang lahir dari forum Rakerwil tersebut menjadi langkah konkret demi mencetak sejarah baru bagi PAN di Papua.
“Bagaimana secara personal maupun secara pribadi dan partai bisa menerjemahkan itu, sehingga semua catatan-catatan, semua rekomendasi yang sudah dihasilkan, disepakati di ruangan ini menjadi sejarah untuk Partai PAN untuk menuju 3 besar,” lanjutnya.
Untuk memenangkan kontestasi politik empat tahun ke depan, Rustan membeberkan sejumlah strategi utama partai.
Menurutnya, PAN Papua harus bergerak dalam satu komando yang solid dengan dukungan amunisi yang tepat, terutama amunisi berupa kader yang militan.
“Caranya bagaimana, nah ini yang perlu kita sama-sama tuntaskan. Karena untuk tiga besar itu memang perlu kerja keras, satu komando, satu hati, satu tujuan, tentu dengan dukungan beberapa amunisi,” jelasnya.
Ia menguraikan, amunisi pertama dan paling utama adalah kehadiran kader militan yang loyalitasnya tidak perlu diragukan lagi.
“Amunisi itu macam-macam, ada amunisi yang memang dengan kita tidak pernah mundur selalu di hati kita dimanapun kita ada dia ada disitu. Itu yang sering orang bilang militan. Hatinya sudah satu tidak goyang lagi,” tegasnya.
Selain memperkuat basis internal yang militan, Rustan menginstruksikan seluruh kader untuk mulai memperluas jangkauan politik. Target utama berikutnya adalah merangkul kelompok pemilih yang belum menentukan pilihan (swing voters).
“Yang kedua kalau sudah kita memiliki yang militan tadi, maka kita harus melebarkan sayap. Mendapatkan lagi yang bisa kita pengaruhi. Karena pemilih itu ada juga ragu-ragu. Yang ragu-ragu ini tugas kita,” katanya.
Menutup keterangannya, Rustan menekankan pentingnya evaluasi berkala di sisa waktu menuju Pemilu 2029. Dirinya memastikan bahwa gerakan politik PAN Papua akan terus digaungkan secara masif setiap bulan dan setiap tahunnya.[redaksi]










