DLH Sosialisasikan Tentang Pentingnya Sumur Resapan Bagi Masyarakat

0
98
Sosialisasi pentingnya sumur resapan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Keerom di Balai Kampung Yuwanain Arso, Jumat (6/12)

KEEROM, PapuaSatu.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Keerom menyelenggarakan sosialisasi tentang pentingnya pembuatan sumur resapan bagi masyarakat Kampung Yuwanain Arso II, Distrik Arso, Kabupaten Keerom di Balai Kampung Yuwanain Arso, Jumat (6/12).

Pelaksanan Tugas (Plt) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Keerom, Moh Rowi, S.Pd mengatakan, pembuatan sumur resapan harus benar- benar diketahui secara baik dan benar oleh masyarakat, agar tidak keliru antara sumur resapan dan sumur umum.

Menurutnya, manfaat dari sumur resapan untuk mengurangi aliran dalam permukaan dan dapat mencegah terjadinya genagan air.

Disamping itu untuk mempertahankan tinggi muka air tanah dan menambah persediaan air tanah, mengurangi atau menambah terjadinya intrusi air laut bagi daerah yang berdekatan dengan wilayah pantai.

Sumur resapan juga dapat mengurangi konsentrasi pencemaran air tanah, sehingga dianggap penting adanya sebuah sumur resapan di lingkungan masing- masing, karena sumur resapan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Misalnya, memberikan kesempatan pada jalan air hujan yang jatuh di atap atau lahan yang kedap air untuk meresap ke dalam tanah, dengan cara menampung air tersebut pada suatu sistem resapan.

Bahkan, lanjutnya, dapat menyalurkan dan menampung air hujan ke dalam sebuah sumur dan memiliki waktu tinggal dipermukaan tanah lebih lama, sehingga air dapat meresap ke dalam tanah.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Keerom Moh Rowi, S.Pd didampingi Kepala Bidang Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan Hidup dan Kepala Kampung Yuwanain Arso II Abdul Gofar saat membuka sosialisasi pembuatan sumur resapan di balai Kampung Yuwanain Arso II, Jumat (6/12).

“Untuk letak sumur resapan, pada posisi tanah yang tidak bergelombang, jauh dari penimbunan sampah atau jauh dari septictank dan daya serap tanah harus lebih besar,” teragnya.[alv]