Pemkab Keerom Sosialisasikan Perda Pencegahan dan Penanggulangan HIV-AIDS ke Masyarakat

0
41
Caption : Sekda Keerom Drs. Blasius Waluyo Sejati, MM didampingi Asisten 1 Keerom, Wakapolres Keerom dan Kajari Jayapura, saat menghadiri sosialisasi Perda Nomor 9 Tahun 2019 tentang pencegahan dan penanggulangan Human Immunodefilcancy Virus di Aula Distrik Manem, Kamis (19/09/2019).
Caption : Sekda Keerom Drs. Blasius Waluyo Sejati, MM didampingi Asisten 1 Keerom, Wakapolres Keerom dan Kajari Jayapura, saat menghadiri sosialisasi Perda Nomor 9 Tahun 2019 tentang pencegahan dan penanggulangan Human Immunodefilcancy Virus di Aula Distrik Manem, Kamis (19/09/2019).

KEEROM, PapuaSatu.com – Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Bagian Hukum Sekertariat Daerah Kabupaten Keerom mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2019 tentang pencegahan dan penanggulangan Human Immunodeficancy Virus dan Acquired Immuno Deficiency Syunrom (HIV-AIDS) kepada masyarakat di wilayah Distrik Manem, Kabupaten Keerom, Kamis (19/09/2019).

Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Keerom Drs. Blasius Waluyo Sejati, MM dalam arahannya, menyarankan kepada masyarakat di wilayah Distrik Manem dapat mengetahui dan memahami materi muatan yang diatur dalam peraturan daerah tentang pencegahan dan penanggulangan HIV yang disebabkan AIDS.

Blasius menyebutkan, Virus berfungsi untuk menyerang system kekebalan tubuh manusia sehingga tubuh menjadi lemah.

Blasius berharap kepada masyarakat di Distrik Manem menghindari perilaku- perilaku hidup yang tidak sehat. Sebab, jika terinfeksi Virus maka dapat merusak system kekebalan.

Untuk itu, sosialisasi peraturan daerah terhadap pencegahan dan penaggulangan HIV-AIDS ini, memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan pencegahan dan penanggulangan terhadap penyakit yang berbahaya tersebut.

Semenara itu Ketua Panitia Ahmad Juandi, SH mengatakan, pelaksanaan sosialisasi Perda Nomor 9 Tahun 2019 sebagai upaya penyebaran informasi hukum kepada masyarakat. “Paling tidak, masyarakat berperat aktif untuk pencegahan dan penggulangan terhadap HIV-AIDS,” imbuhnya. [alf]