JWW Siap Bangun Papua Dalam Lima Cluster

745

JAYAPURA, PapuaSatu.Com –  Bakal Calon Gubernur Papua, John Wempi Wetipo menjanjikan, jika dirinya  dipercayakan masyarakat Papua untuk maju sebagai Gubernur Papua pada periode 2018-2013 maka, pihaknya telah memiliki strategi dalam membangun Papua, salah satunya membanngun Papua dalam lima Klaster.

Hal itu disampaikan JJW panggilan dari John Wempi Wetipo usai mengikuti fit and propertest yang digelar DPD Partai Golkar Papua di sekretariat jalan Percetakan Jayapura, Senin (17/7/2017).

Dalam fit and propertest tersebut dihadirkan tiga tim Panelsi masing-masing, dua dari akademisi Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura dan Senior Partai Golkar Papua, Yan Ayomi.

Dalam fit and propertest yang berlangsung satu jam lebih, JWW mengakui jika para panelis sempat mempertanyakan soal keamanan, kebijakan pembangunan infrastruktur di Papua, keberpihakan terhadap masyarakat Papua dan soal pendidikan di Papua.

Iapun memaparkan visi misinya untuk maju menjadi Gubernur Papua periode 2018- 2023.  Bahkan, JWW mengakui jika sudah punya konsep untuk membangun Papua yang lebih baik ke depan.   Hanya saja, JWW lebih fokus untuk membangun Papua dengan membagi dalam lima cluster pembangunan.

“Saya hanya menjelaskan secara garis besar bahwa Papua itu kita melakukan pemetaan potensi, tapi secara garis besarnya kita akan membangun Papua dalam lima cluster pembangunan untuk percepatan pembangunan Papua ke depan, agar konsep pembangunan Papua ini secara menyeluruh, tapi demi kepentinagn masyarakat Papua ke depan,”   tutur JWW.

Lima Cluster cluster pembangunan Papua yang dilakukan JWW itu, yakni cluster Papua 1 yakni Tanah Tabi diantaranya Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom,  Sarmi dan Mamberamo Raya, cluster Papua 2 yakni wilayah adat Anim Ha diantaranya Merauke, Boven Digoel, Asmat dan Mappi, cluster Papua 3 yakni wilayah adat Saireri, clsuter Papua 4 wilayah adat Laa Pago dan cluster Papua 5 yakni wilayah adat Mee Pago.

Bahkan JWW lebih akan memfokuskan pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, perekonomian rakyat.  “Ini dilakukan supaya tahu program pembangunan, karena wilayah di Papua ini berbeda-beda, ada pegunungan, pesisir  sehingga kita lakukan pemetaan ini untuk mempercepat proses pembangunan Papua ke depan yang jauh lebih baik,” jelasnya.

Apakah visi misi itu sesuai yang diinginkan Partai Golkar? JWW mengatakan pihaknya memiliki komitmen dan keseriusan untuk membangun Papua.   “Golkar memang tidak menyatakan bahwa itu tidak sejalan, tapi berdasarkan apa yang saya sampaikan, mereka menyatakan memang ini komitmen dan keseriusannya untuk membangun Papua,” katanya.

Apalagi, lanjut dia, para panelis Partai Golkar menilai berdasarkan pengalamannya ia menjabat sebagai Bupati Jayawijaya selama dua periode.  “Tadi politisi senior Partai Golkar, Jan L Ajomi, mengakui jika pembangunan yang ada di Wamena dan beliau juga harapkan jika Tuhan berkenan terpilih ke depan maka konsep pembangunan di Wamena itu, bisa dibawa untuk membangun Papua secara keseluruhan,” katanya.

Sambung JWW, pihaknya mengaminkan apa yang disampaikan senior Golkar itu jika “Ya saya mengaminkan saja, kalau memang proses itu saja. Saya tidak mengatakan saya sukses, tapi rakyat yang mengatakan,” jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan kader PDI Perjuangan ini bahwa semua orang punya hak untuk hidup di atas tanah ini, namun tidak terlepas untuk tetap memproteksi Orang Asli Papua. “itu penting, namun selama ini banyak orang hanya bicara saja, padahal rakyat butuh sesuatu dan tindakan yang nyata,” katanya.

JWW berharap dari hasil pemaparan visi misi atua fit and propertest itu, menjadi catatan bagi DPD Partai Golkar Papua untuk diteruskan kepada DPP Partai Golkar untuk mengeluarkan rekomendasi bagi calon yang akan diusung partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Bagi saya, siapapun yang akan diberi rekomendasi, yang jelas kita akan siap menerima apapun keputusannya, karena saya pikir tadi juga disampaikan kita harus menghadap para dewa di Jakarta, karena mereka akan memutuskan,” katanya.

Lebih lanjut disampaikan JWW,   usai dilakukan FIT And Propertest maka, Partai Golkar akan melakukan survey di lapangan untuk melihat para calon untuk pertimbangan juga bagi golkar untuk memberikan rekomendasi. [Nius]