
JAYAPURA, PapuaSatu.com – Calon Wakil Gubernur Papua nomor urut 2, Habel Melkias Suwae (HMS) yang berpasangan dengan Calon Gubernur, Jhon Wempi Wetipo (JWW) turut serta memberikan hak politiknya pada pesta demokrasi Pilgub Papua priode 2018-2023
Pria yang akarab disapa HMS ini memberikan hak suaranya di TPS 20, tepatnya daerah Polimak II Ardipura RT 02 RW 9.
“Saya pikir kami sudah maksimal, dalam pengertian segala kelebihan dan kekuatan kami sudah memulainya sejak Maret sampai dengan 23 Juli 2018, denga cara berkampanye menyampaikan apa visi misi kami dari pasangan JOSUA,” ungkapnya kepada wartawan seusai mencoblos, Rabu (23/06/2018).
Bukan hanya itu, ia bersama pasangannya JWW, telah mempromosikan sembilan programnya bila terpilih memimpin Provinsi Papua lima tahun kedepan.
“Sudah dipublikasikan lewat media cetak juga pada debat publik dan kupas tuntas yang disiarkan secara lansung oleh TV-One di Jakarta pada tanggal 02/06 lalu,” kata HMS.
Lebih lanjut HMS menjelaskan, hari pencoblosan atau pemungutan suara adalah harinya rakyat dan pihaknya telah bekerja empat bulan untuk mempersiapkannya.
“Selanjutnya kami serahkan sepenuhnya kepada rakyat, biarlah rakyat yang memilih pemimpin mana yang terbaik untuk memimpin provinsi Papua ini dalam lima tahun kedepan,” ujarnya.
Oleh karena itu dirinya berharap rakyat dapat menggunakan hak suaranya secara maksimal.
Ditambakan pula, bicara soal target, pasti dalam satu pertandingan pastinya berjuang untuk mendapatkan kemenangan.
“Kalau tidak ada target untuk menang lebih baik tidak usah mencalonkan diri,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, HMS pun menyatakan optimismenya aka meraih suara 53 persen dan bahkan bisa lebih.
“Dan kami optimis akan memenangkan pilkada ini, dengan perolehan suara sekitar 53 persen. Kami yakin itu, semoga itu yang paling rendah,” pungkasnya.
Sementara itu Ketua KPPS TPS 20 Ardipura RT 02 RW 9, Hermanus Sineri menjelaskan, jumlah pemilih di TPS-nya ada 678 pemilih, dan total surat suara ditambah 0,5 persen.
Hampir sebagian besar mendapatkan undangan, tetapi sebagian kecil juga tidak mendapat undangan itu karena ada afiliasi dari beberapa wilayah yang masuk ke TPS-nya, sehingga pihaknya kesulitan bertemu dengan yang bersangkutan.
“Oleh karena itu kami tetap mengacu pada peraturan sekalipun tidak mendapat surat C6 tetapi memiliki e-KTP dan menunjukkannya kepada petugas TPS itu akan dilayani,” jelasnya.
Menurutnya, di TPS 20 Ardipura, masyarakat sangat untuk datang ke TPS.
“Masyarakat di sini sangat antusias, bakan dari pagi tadi warga sudah banyak yang mendatangai TPS untuk mencoblos,” pungkasnya.[yat]










