Relnus Papua: LUKMEN Menang Telak, Terima Kasih Masyakat Papua

Panji
Caption: Relawan Nusantara (Relnus) Papua memberikan keterangan pers di Sekretariat Kampanye dan Pemenang LUKMEN di Entrop, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Selasa (10/7/2018). Foto: Piet Balubun / PapuaSatu.com

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Relawan nusantara (Relnus) Papua menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Papua yang telah memilih pasangan nomor urut 1, Lukas Enembe, S.IP MH – Klemen Tinal, SE MM kembali menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2018-2023.

Ketua Relnus Papua, Panji Agung Mangkonegoro mengatakan berdasarkan hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua tahun 2018, pasangan LUKMEN menang telak 1.939.539 (67.54%) kalah pasangan JOSUA 932.008 (32.45%) dengan total suara sah 2.871.547.

“Saya kira kemenangan LUKMEN ini merupaka kemenangan rakyat Papua yang hidup di Papua, orang asli Papua, orang pendatang yang hidup di Papua ini adalah kemenangan kita bersama,” kata Panji didampingi tim relawan nusantara dari Kota Jayapura/Kabupaten se-Provinsi Papua, di Kota Jayapura, Selasa (10/7/2018).

Selanjutnya, kata Panji, pihaknya meminta tim pasangan JOSUA mari bersama bergandengan tangan membangun Papua tanpa membeda bedakan karena sudah saatnya Papua maju mandiri dan sejahtera sama bahkan lebih hingga setara dengan daerah lain di Indonesia.

“Kita harus bersatu membangun Papua, melihat peluang – peluang mendukung Lukas Enembe – Klemen Tinal menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua periode 2018 – 2023. Satukan hati, satukan rasa untuk membangun Papua bersama Lukas Enembe dan Klemen Tinal,” ujarnya.

Relawan nusantara juga menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara pilkada KPU dan Bawaslu Papua yang sudah melaksanakan tugas dan kewajibannya serta masyarakat Papua yang sudah memilih LUKMEN. “Karena suara rakyat mutlak untuk Gubernur Papua periode 2018-2023,” kata Panji.

Dikatakan, pesta demokrasi pilkada Papua ibarat sebuah permainan sepak bola dimana pertandingan selesai kedua tim saling memaafkan agar kedamaian antara kedua tim yang ikut bertanding dan pendukung tetap terjaga.

“Saya kira segala sesuatu bisa dimaafkan. Terkait saya sebagai ketua Relnus Papua yang dilaporkan pak JWW ke Polda Papua terkait kasus masalah UU ITE yang sempat beredar 3 bulan lalu saya kira ini sebuah pendidikan politik yang baik dan buruk ada dua sisi,” jelasnya.

“Artinya saya harap kepada pak JWW mohon di tarik laporannya karena saya kira ini kita semasa pilkada saling gunjing, saling ejek di media sosial itu adalah dinamika politik bagian dari bumbu – bumbu politik yang memang itu terjadi tidak bisa kita pungkiri,” sambung Panji.

Pihaknya juga meminta maaf kepada pendukung kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur serta seluruh masyarakat Papua atas kesalahan yang terjadi selama pelaksanaan pilgub Papua.

“Sekaran pilkada suda selesai. Jadi, mari kita bersama satukan hati membangun Papua, semua yang terjadi di masa pilkada mari saling memaafkan dan kami Relnus Papua bila ada salah kata perbuatan yang kami buat di publik kami mohon maaf,” ujarnya.

Intinya, kata Panji, Relawan Nusantara Papua tetap mengawal pemerintahan Lukas Enembe – Klemen Tinal untuk lima tahun kedepan. “Mari kita mendukung suksesi pilkada Papua sampai pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua terpilih periode 2018-2023,” katanya. [piet/loy]