Selama Dua Bulan, Perekrutan Bakal Relawan KPA Provinsi Papua Capai 10.472 Orang

Caption : Ketua Harian KPA Provinsi Papua, Yan Matuan ketika menyerahkan data 10.472 bakal relawan kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe selaku Ketua Umum KPA Papua, pada Jum’at 15 Februari 2019.
Caption : Ketua Harian KPA Provinsi Papua, Yan Matuan ketika menyerahkan data 10.472 bakal relawan kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe selaku Ketua Umum KPA Papua, pada Jum’at 15 Februari 2019.

JAYAPURA, PapuaSatu.com – Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua hingga kini telah merekrut sebanyak 10.472 orang.

Jumlah bakal relawan ini bakal diterjunkan ke ke 29 kabupaten/kota se provinsi Papua untuk mendata sekaligus mensosialisasi pencegahan HIV/AIDS kepada masyarakat di tingkat kampong, distrik dan kabupaten/kota.

Demikian disampaikan Ketua KPA Provinsi Papua, Yan Matuan kepada wartawan usai menyerahkan data bakal relawan kepada Gubernur Papua, Lukas Enembe selaku Ketua Umum KPA Provinsi Papua pada acara ibadah raya di panggung taman budaya expo Waena, distrik Heram-kota Jayapura, Jum’at 15 Februari 2019.

“Jumlah relawan ini meningkat pesat, bahkan kini mencapai 10.472 orang. Masyarakat Papua begitu antusias, hingga relawan yang kami targetkan awalnya 2.000 orang, kini malah meningkat jauh dari target,”  ucap Yan Matuan.

Meski jumlah ini sudah melebih target, lanjut Yan, KPA Papua akan membuka kembali pendaftaran untuk menjadi relawan. “Pendaftaran tetap terbuka namun hari minggu kami akan mendata ulang nama relawan mana yang masih aktif dan mana yang sudah keluar,”katanya.

Untuk program kerja relawan, pihaknya belum diprogramkan karena masih menunggu arahan dari Gubernur Papua selaku Ketua Umum KPA Provinsi Papua serta menunggu dana APBD untuk pembiayaan kegiatan KPA nanti.

Namun saat ini aktifitas relawan yang akan rutin dilakukan yaitu ibadah serta akan melakukan puasa pada tanggal 1-3 maret 2019 mendatang.

“Sesuai arahan Pdt.Lipiyus tadi, KPA bersama relawan akan melakukan puasa dan doa bersama nanti tanggal 1-3 maret. Dan itu kami akan lakukan karena tanpa puasa sia-sia apa yang menjadi pergumulan kita dalam memberantas penyakit HIV/AIDS di Papua,”tuturnya.

Sesuai tema KPA Provinsi Papua “Selama yang sisa dari Yang tersisa”, Yan Matuan menegaskan, tema ini menjadi dorongan dan semangat bagi seluruh relawan KPA se Provinsi Papua. “Hal ini sebagaimana apa yang menjadi ungkapan pak Gubernur Papua selaku ketua umum Provinsi Papua dalam menyemalamat orang asli Papua yang tersisa,” katanya.

Sementara itu terkait honor relawan, Ia mengaku akan disesuaikan dengan jumlah dana yang akan KPA terima dari hibah APBD dan bantuan luar negeri.

“Kami sesuaikan nanti dari dana yang kami terima namun hingga saat ini baru hibah APBH yang kami temukan kejelasannya, mengenai bantua luar negeri kami belum menerima laporan dari anggota KPA yang lama,”tukas Yan.[ayu]